kisi-kisi UTS

JENIS – JENIS ECOMMERCE

  1. Business-to-Business (B2B)

B2B e-commerce meliputisemuatransaksielektronikbarangataujasa yang dilakukanantarperusahaan. Produsendanpedagangtradisionalbiasanyamenggunakanjenis e-commerce ini.

Umumnya e-commerce denganjenisinidilakukandenganmenggunakan EDI (Electronic Data Interchange) dan email dalam proses pembelianbarangdanjasa, informasidankonsultasi, ataupengirimandanpermintaan proposal bisnis.

EDI (Electronic Data Interchange) adalah proses transfer data yang terstruktur, dalam format standar yang disetujui, darisatusistemkomputerkesistemkomputerlainnya, dalambentukelektronik.

Contoh website e-commerce B2B adalahBizzydanRalali.

Bizzymerupakan E Commerce pertama yang memilikikonsep B2B atau Business To Business di Indonesia. Bizzymenyediakansolusibagiperusahaan yang memilikimasalahdalamhalpengadaansuplaidanjasakebutuhanbisnis.

Produk yang disediakanolehBizzyantaralain, Office Supplies(ATK), Elektronik, Pantry dll.

Contohsalahsatu website yang menerapkanjenis e-commerce B2B

Ralaliadalahsalahsatuperusahaan B2B E Commerce Indonesia yang menjualproduk-produkMRO(Maintenance, Repair, and Operational).

Denganperusahaan PT. RaksasaLajuLintang yang telahaktifsejak 2013, Ralalimenyedianberbagaimacamkebutuhanotomotif, alatukur, GPS, danperalatanlistriklainnya.

  1. Business-to-Consumer (B2C)

B2C adalahjenis e-commerce antaraperusahaandankonsumenakhir. Hal inisesuaidenganbagianriteldari e-commerce yang biasadioperasikanolehperdaganganriteltradisional.

Jenisinibisalebihmudahdandinamis, namunjugalebihmenyebarsecaratakmerataataubahkanbisaterhenti.

Jenis e-commerce iniberkembangdengansangatcepatkarenaadanyadukunganmunculnya website sertabanyaknyatoko virtual bahkan mal di internet yang menjualberagamkebutuhanmasyarakat.

Sementara di negaramajusepertiAmerikasudahbanyakkisahsukses e-commerce yang berhasildibidangritel online.

Baca Juga  Cara MenarikKonsumenKeToko Online Anda

 

Salah satucontohpenerapanjenis e-commerce B2C

Jikadibandingkandengantransaksiriteltradisional, konsumenbiasanyamemilikilebihbanyakinformasidanharga yang lebihmurahsertamemastikan proses jualbelihinggapengiriman yang cepat.

Beberapa website di Indonesia yang menerapkan e-commerce tipeiniadalahBhinneka, BerrybenkadanTiket.com.

Jenis e-commerce inibiasadigunakanolehpenjualatauprodusen yang seriusmenjalankanbisnisdanmengalokasikansumberdayauntukmengelolasitussendiri.

  1. Consumer-to-Consumer (C2C)

C2C merupakanjenis e-commerce yang meliputisemuatransaksielektronikbarangataujasaantarkonsumen. Umumnyatransaksiinidilakukanmelaluipihakketiga yang menyediakan platform online untukmelakukantransaksitersebut.

Beberapacontohpenerapan C2C dalam website di Indonesia adalahTokopedia, BukalapakdanLamido. Disanapenjualdiperbolehkanlangsungberjualanbarangmelalui website yang telahada.

Namunadajuga website yang menerapkanjenis C2C danmengharuskanpenjualterlebihdulumenyelesaikan proses verifikasi, sepertiBlanjadanElevenia.

Salah satucontohpenerapanjenis e-commerce C2C

  1. Consumer-to-Business (C2B)

C2B adalahjenis e-commerce denganpembalikanutuhdaritransaksipertukaranataujualbelibarangsecaratradisional. Jenis e-commerce inisangatumumdalamproyekdengandasar multi sumberdaya.

Sekelompokbesarindividumenyediakanlayananjasaatauprodukmerekabagiperusahaan yang mencarijasaatauproduktersebut.

Contohnyaadalahsebuah website dimanadesainer website menyediakanbeberapapilihan logo yang nantinyahanyaakandipilihsalahsatu yang dianggap paling efektif.

Platform lain yang umumnyamenggunakanjenis e-commerce iniadalahpasar yang menjualfotobebasroyalti, gambar, media danelemendesainsepertiwww.istockphoto.com.

Salah satupenerapan e-commerce jenis C2B

Contohlainnyaadalahwww.mybloggerthemes.com, sebuah website yang menjualragam template blog dariberbagaipengembang template.

Pembuat template dapatmengupload template yang dibuatnyapada link yang telahdisediakanoleh MBT, kemudian MBT akanmenjual template yang telah di upload danberbagikeuntungandenganpembuat template.

 

  1. Business-to-Administration (B2A)

Salah satucontohpenerapan e-commerce B2A

B2A adalahjenis e-commerce yang mencakupsemuatransaksi yang dilakukansecara online antaraperusahaandanadministrasipublik.

Jenis e-commerce inimelibatkanbanyaklayanan, khususnya di bidang-bidangsepertifiskal, jaminansosial, ketenagakerjaan, dokumenhukumdan register, danlainnya.

Jenis e-commerce initelahmeningkatdalambeberapatahunterakhirdenganinvestasi yang dibuatmelalui e-government ataupihakpemerintah.

Beberapacontoh website administrasipublik yang menerapkan B2A adalahwww.pajak.go.id, www.allianz.comdanwww.bpjs-online.com. Disanaperusahaandapatmelakukan proses transaksiatasjasa yang merekadapatkanlangsungkepadapihakadministrasipublik.

Baca Juga  Tips TingkatkanKepercayaanKonsumen

 

Perusahaan diharuskanuntukmengisisejumlahpersyaratanterlebihdahulusebelummendapatkanlayanandanbaruditeruskandengan proses transaksi.

 

  1. Consumer-to-Administration (C2A)

Jenis C2A meliputisemuatransaksielektronik yang dilakukanantaraindividudanadministrasipublik.

Contoh area yang menggunakanjenis e-commerce iniadalah :

  • Pendidikan – penyebaraninformasi, proses pembelajaranjarakjauh, danlainnya
  • Jamsostek – penyebaraninformasi, pembayaran, danlainnya
  • Pajak – pengajuanpajak, pembayaranpajak, danlainnya
  • Kesehatan – janjipertemuan, informasimengenaipenyakit, pembayaranlayanankesehatandanlainnya

Contohpenerapan e-commerce C2A

Contohpenerapan C2A samadengan B2A, hanyasajapembedanyaadapadapihakindividu-administrasipublikdanperusahaan-administrasipublik.

Model B2A dan C2A sama-samaterkaitdengangagasanefisiensidankemudahanpenggunaanlayanan yang diberikanuntukmasyarakatolehpemerintah, jugadengandukunganteknologiinformasidankomunikasi.

 

  1. Online-to-Offline (O2O)

O2O adalahjenis e-commerce yang menarikpelanggandarisaluran online untuktokofisik. O2O mengidentifiaksikanpelanggan di bidang online seperti email daniklan internet, kemudianmenggunakanberbagaialatdanpendekatanuntukmenarikpelanggan agar meninggalkanlingkup online.

Walaupunsudahbanyakkegiatanriteltradisionaldapatdigantikanoleh e-commerce, adaunsur-unsurdalampembelanjaanfisik yang direplikasisecara digital. Namunadapotensiintegrasiantara e-commerce danbelanjaritelfisik yang merupakanintidarijenis O2O.

Hanyakarenaadabisnistertentu yang tidakmemilikiprodukuntukdipesansecara online, bukanberarti internet takdapatmemainkanperannyadalamhampirsemuabisnis.

Contohnya, sebuahpusatkebugarantidakakanbisadidirikan di ruangtamurumahAnda, namundenganmenggunakanlayanan O2O yang disediakanperusahaansepertiGrouponInc, pusatkebugarantersebutbisamenyalurkanbisnis offline nyamenjadi online.

Beberapaperusahaanbesardenganpertumbuhan yang cepatsepertiUberdanAirbnbjugamenjalankanbisnismerekadenganjenis O2O.

Beberapa website di Indonesia yang menerapkanjenis O2O adalahKudo danMatahariMall. Seperti yang dilakukanolehperusahaanritelbesar di Amerika, Walmart.

Kinimelalui website sepertitersebutAndabisamasukkedalamtoko, mengambildanmembayarbarang yang dibeli, bahkanmengembalikanbarangketikaterjadikesalahan.

Salah satucontoh website yang menerapkanjenis e-commerce O2O

Kelebihan E-Commerce

Tidaksedikitkelebihan yang bisaAndadapatkanmelalui e-commerce. Salah satukeuntunganutamadari e-commerce adalahkemampuannyauntukmenjangkaupasar global, tanpaharusmenyiratkaninvestasikeuangan yang besar.

Baca Juga  15 Fitur yang WajibDimilikiToko Online

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s